Cara Daftar Member HPAI | Beli Produk Herbal | Ikuti di Facebook | Tempat Beli Produk Herbal | Cara Dapat Potongan Harga | Bisnis HPAI Cuma Modal 30rb| Profil AGEN
------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Tips Khusus Sukses Bisnis HPAI Lebih Cepat Grup Sunaryo Saripudin | Daftar Agen Yang Dapat Downline Dari Grup Hari Ini | Rahasia Sukses Capai 60 Juta Perbulan

Minggu, 18 Februari 2018

Begini Ceritanya,Mulai Tergoda Herba Berawal Pake Pasta Gigi Herbal

Bayangkan bagaimana rasanya dari terbiasa memakai odol atau pasta gigi saat menggosok gigi kemudian saat sikat gigi tanpa menggunakan apa-apa. Jadi saya hanya menyikat gigi 2 kali sehari tanpa pasta gigi apapun.

Karena saya mulai sering kembali minum kopi maka gigi saya tampaknya mulai terlihat kusam tak putih sebagaimana diharapkan. Yang saya lakukan setelah sikat gigi adalah menggosok gigi dengan handuk mandi. Lumayan ada pahit-pahitnya...mungkin daki badan karena handuk bekas mandi. heee
-----------------------------------------------------------------------------
Pesan Produk Herbal  atau Daftar Member (Diskon & Mulai Bisnis)
WA ke : 08 777 920 555 4 - Agen HPAI : Sunaryo Saripudin (No. ID : 01261866)
-----------------------------------------------------------------------------
Mengapa saya tak menggunakan pasta gigi. Anda tahu pastinya merk-merk pasta gigi yang saya kenal sejak saya kecil. Saya pikir anda juga mengetahui merk-merk pasta gigi tersebut karena tak terlalu banyak jenisnya.

Salah satu alasan saya saat itu adalah karena pasta gigi tersebut mengandung fluoride. Silahkan baca apa sih Apa sih fluoride? Karena saya sangat sering bersentuhan dengan internet sejak tahun 2007 dan lumayan sering baca, suatu waktu, entah tahun berapa, mungkin tahun 2010, saya tertari melihat artikel tentang Efek Fluoride Terhadap Kesehatan. Maka saya sejak itu memutuskan total untuk tidak lagi memakai odol atau pasta gigi yang biasa saya pakai sejak kecil. Yang berbusa dan yang berfluoride sudah saya stop total. Bahkan tak satu odol atau pasta gigi manapun yang saya pakai.

Sejak saya banyak membaca tentang fluoride maka saya hentikan menggunakan odol itu, saya lupa tahun, mungkin tahun 2010. 

Beberapa bulan kemudian, mungkin sekitar akhir tahun 2010, saya bersama kawan-kawan, pergi ke Bandung ke Sabuga, ITB, berkunjung ke sebuah acara yang kebetulan di sana ada bazaarnya juga. Disana ada yang jual Pasta Gigi Bebas Fluoride dan tidak berbusa. Merknya saya lupa yang jelas warna cangkangnya hijau dan putih. Ada gambar batang pohon siwak dan sirih. Saya beli 3 buah waktu itu karena lebih murah dan emang sekalgus untuk cadangan karena belinya jauh. Maklum saya kurang mengenal produk-produk semacam itu. Katanya produk herbal. Tapi saya kurang terlalu memperhatikan untuk tahu lebih banyak apa itu produk herbal.

Lumayan, odol itu, bisa saya pake bersama keluarga cukup lama. Tapi akhirnya habis juga. Keluarga saya kembali kepada odol pasta gigi yang semula di pake yaitu pasta gigi merk lama, yang ada di warung, di toko, dan di mana saja dia ada. Tapi saya kembali tidak memakai pasta gigi manapun.

Saya pakai hanya sekali-sekali, itu pun kalau sangat jarang dan bisa dihitung dengan jari tangan. Bisa dikatakan hampir tak pernah pakai lagi. Tahukah anda, saya pikir alasan saya sudah benar.

Memang adakalanya mulut terasa sulit untuk menghilangkan baunya, warna gigi tak putih, mungkin tepatnya kusam. Maka saya gunakan garam dan jeruk nipis di pakai kumur-kumur. Untuk memutihkan gigi, sekali-sekali setelah sikat gigi (tanpa pasta gigi) saya menggosoknya dengan handuk mandi, lumayan agak berbeda sedikit lebih putih. Entah resep dari mana entahlah, saya melihat dari youtube.

Itulah yang menyebabkan saya sempat tidak sikat gigi selama bertahun-tahun. 

Kisah itu berubah, Februari 2018, karena istri saya tahu kalau saya tidak pernah pakai odol atau pasta gigi, suatu hari di awal-awal bulan Februari 2018 saya disodorkan, oleh istri saya pasta gigi atau odol, yang kata dia, tidak mengandung fluoride dan tidak berbusa. Merknya, bahan-bahannya, dll saya baca dnegan seksama, termasuk siapa yang memproduksinya. 

Sejak 2017, saya termasuk yang sangat pilih-pilih untuk urusan konsumsi. Kadang jadi mandor juga buat istri dan anak ketika akan membeli produk tertentu. Harus produk orang Indonesia, harus halal. Kecuali terpaksa.....heee (Ini serius om tante).

Saat membaca manfaat pasta gigi yang disodorkan istri, dan mengatakan pasta gigi ini bisa untuk obat saat nyeri gigi atau ngilu gigi, maka saya semakin penasaran. Kebetulan saat itu gigi sedang agak ngilu, agak nyeri. Katanya, caranya, pasta gigi di jejalkan dimasukkan ke gigi yang bolongnya. 

Tebak! Apa yang saya lakukan. Langsung saya pergi ke kamar mandi membuka tutupnya dan mengeluarkan pasta gigi itu sekitar 1 cm ke ujung jari. Saya masukkan ke lubang gigi yang saat itu sedang terasa agak sedikit nyeri, sekedar untuk mencoba, apakah tebrukti. 

Pasta gigi ini ternyata sangat lembut dan enak dimulut, bagi saya tak panas di mulut saat di kumur-kumur. Tidak juga berbusa.

Oh ya....setelah saya pikir pasta gigi masuk ke gigi yang berlubang dan sedang terasa sedikit ngilu, saya coba untuk merasakan beberapa menit perbedaannya, apakah pengaruh atau tidak. Sekitar 90 detik saya terus merasakan apakah ada perbedaannya. Hasilnya, saya sangat senang, betul saja ngilu mulai berkurang. 

Setelah itu, setelah kumur-kumur sekitar 60 detik dan membilasnya, saya lanjutnya untuk menggosok gigi denga pasta gigi ini. Hanya saja sengaja tak memakai air, rasanya lembut sekali. Sengaja tak langsung saya buang, saya tahan tak saya apa-apakan di mulut, sambil di kulum, menurut saya supaya reaksinya semakin mantap heheheeee (ngarang aja). Setelah sekitar 60 detik dikulum barulah dikumur-kumurkan juga sekitar 60 detik. Barulah setelah dibuang, mulut dibilas pake air berkali-kali. 

Sempat melihat gigi di kaca, kelihatannya sih agak putih, apa karena perasaan saja ya, yang jelas sepertinya sih memang agak beda. Saya gosok juga dengan handuk, biar lebih putih lagi, ceritanya. Saya lihat lagi ke kaca, lumayanlah, setidaknya lebih kinclong. Acara di kamar mandi selesai deh.

Itulah ceritanya. Dan pasta gigi itu adalah Pasta Gigi Herbal HPAI. Bila anda ngilu gigi, kalau boleh, pake saja Pasta Gigi Herbal KPAI. Mengenai bisa membersihkan, memutihkan, menguatkan gigi, tidak menyebabkan kering di bibir, buat saya semua ini hanya bonus, maklum suka ngilu gigi karena gigi saya ada yang bolong.

Saran saya, setidaknya cobalah walau sekali untuk meredakan ngilu gigi anda, toh harganya juga terjangkau. Apalagi produk ini halal, buat seorang muslim ini tentu sesuatu yang prinsip. Saya pikir begitu anda mencobanya, pasti anda akan memantapkan pilihan dan merekomendasikan seperti saya.





-----------------------------------------------------------------------------
Pesan Produk Herbal  atau Daftar Member (Diskon & Mulai Bisnis)
WA ke : 08 777 920 555 4 - Agen HPAI : Sunaryo Saripudin (No. ID : 01261866)
-----------------------------------------------------------------------------

Klik>>>Ingin Tau Bagaimana Tahapan Saya Cepat Sukses di Bisnis HPAI